Mulai dari ISPO 100% Hingga SUSTAIN, Ini yang Dilakukan Perusahaan Sukanto Tanoto untuk Menjaga Lingkungan

Sumber: foksbi.id

Basis bisnis Royal Golden Eagle (RGE) yang erat kaitannya dengan lingkungan membuat grup bisnis yang didirikan oleh Sukanto Tanoto ini memandang persoalan alam dengan sangat serius. Alam memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan bisnis grup RGE. Di sisi lain, kelestarian lingkungan juga memberi dampak besar bagi kehidupan manusia secara umum.

Atas dasar itulah, dua unit bisnis Sukanto Tanoto, yakni Asian Agri dan Apical begitu gencar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari sertifikasi ISPO hingga menjadi inisiator aliansi perusahaan perkebunan dan pengolahan minyak sawit Indonesia, grup Royal Golden Eagle (RGE) selalu berupaya untuk memberi kontribusi positif kepada lingkungan sekitar.

Mempersatukan Perusahaan Perkebunan dan Pengolahan Sawit dalam Aliansi SUSTAIN

Setiap unit bisnis dalam grup Royal Golden Eagle memegang satu prinsip dalam menjalankan operasional bisnisnya, yakni keberlanjutan. Bagi Sukanto Tanoto, perusahaan berbasis alam membutuhkan sekaligus memiliki tanggung jawab moral untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang ramah lingkungan.

Apical yang merupakan salah satu unit bisnis Royal Golden Eagle menunjukkan hal tersebut dengan cara mempersatukan perusahaan-perusahaan perkebunan dan pengolahan sawit Indonesia yang juga peduli pada keberlangsungan bisnis dan lingkungan. Dengan menjadi inisiator SUSTAIN, Apical ingin menyatukan perusahaan-perusahaan sawit yang memiliki harapan yang sama pada industri sawit Indonesia.

SUSTAIN (Sustainability Assurance & Innovation Alliance) sendiri merupakan sebuah aliansi yang didirikan untuk mendorong terwujudnya industri sawit yang berkelanjutan. Langkah awal yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan membuka keran informasi, khususnya yang terkait dengan rantai produksi.

Transparansi rantai produksi merupakan salah satu cara untuk membuktikan apakah klaim praktek bisnis yang berkelanjutan benar-benar diterapkan oleh perusahaan. Untuk mewujudkan transparansi ini, aliansi SUSTAIN memanfaatkan teknologi blockchain sebagai fondasinya. Di atas fondasi blockchain inilah aplikasi yang menjadi penghubung antara pengguna dengan sistem informasi rantai produksi perusahaan dibangun.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan blockchain, publik dapat melihat dari mana asal produk yang mereka beli. Apakah benar produk tersebut terbuat dari bahan baku yang berasal dari sumber-sumber terbarukan atau tidak, semua itu bisa diketahui lewat aplikasi.

Mendukung Kebijakan Pro Lingkungan dengan Berpartisipasi dalam ISPO

Industri sawit yang berkelanjutan juga menjadi perhatian bagi unit bisnis Sukanto Tanoto yang lain, yakni Asian Agri. Sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia, unit bisnis Royal Golden Eagle tersebut selalu mengembangkan diri dengan cara meningkatkan efisiensi produksi.

Asian Agri juga mendukung kebijakan pemerintah yang pro lingkungan. Misalnya saja seperti ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil System). ISPO sendiri merupakan program pemerintah yang dirancang untuk mengurangi emisi gas sekaligus meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia.

Pada 27 April 2019 lalu, Asian Agri akhirnya berhasil memenuhi target 100% ISPO untuk setiap anak usahanya. ISPO 100% merupakan sebuah pencapaian penting bagi Asian Agri. Dengan pencapaian tersebut, komitmen perusahaan Sukanto Tanoto dalam menjaga kelestarian lingkungan semakin teruji.

Upaya Asian Agri dalam mewujudkan industri sawit yang berkelanjutan juga dapat ditemui dalam kegiatan operasional produksinya. Perusahaan Sukanto Tanoto tersebut berkomitmen untuk tidak memperluas kebunnya. Sebagai gantinya, Asian Agri lebih fokus pada aspek intensifikasi seperti mengembangkan bibit sawit yang mampu memanfaatkan lahan secara lebih efisien.

Selain itu, Asian Agri juga memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri sekaligus memenuhi pasokan listrik masyarakat sekitar. Dengan dibangunnya PLTBg ini, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut ingin mewujudkan operasional produksi yang zero waste dan lebih ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *